Home / Gaya Hidup / 5 Bahaya Membentak Anak

5 Bahaya Membentak Anak

seruit.id Berdasarkan penelitian bahwa pada setiap kepala seorang anak, terdapat lebih dari 10 trilyun sel otak yang sedang siap tumbuh. Akan tetapi, jika orang tua membentak anak dengan kemarahan atau perkataan kasar, maka akan berakibat sangat fatal.

Berikut adalah bahaya jika orang tua membantak anak :

1.Kelelahan Jantung

Apabila ada orang tua membentak anak dengan kemarahan dan nada tinggi,maka akan mengakibatkan organ jantung sang anak akan sering berdetak dengan sangat cepat (abnormal), yang menyebabkan jantung menjadi mudah kelelahan. Ini berdasarkan penjelasan penjelasan dr Godeliva Maria Silvia Merry, M.Si, dokter yang juga pengajar di UKDW, Yogyakarta, menjelaskan bahwa denyut nadi seseorang dapat berubah-ubah yang tergantung dari suara yang didengar.

2. Tumbul Menjadi Pribadi Emosional

Ketika orang tua sering memebntak akan,waspadalah karena anak akan meniru hal yang diterimanya. Dimana Anak akan tumbuh menjadi sosok yang mudah marah, sulit mengendalikan diri, emosional, dan suka teriak-teriak. Karena tindak kekerasan baik itu verbal maupun non verbal berdampak buruk pada psikologi sang anak.

3.Tingkat Kepercayaan Anak Kepada Orang Tua Menurun

Ketahuilah bahwa, orang tua akan dijadikan panutan atau idola bagi setiap anak pada umumnya.Sehingga kebiasaan orang tua akan ditiru Oleh sang anak, termasuk kebiasaan berbicara dengan nada yang kasar dan tinggi. Ketika orang tua sering memarahi atau membentak akan didepan orang lain,hal ini tentu bisa mempertaruhkan harga diri sang anak ketika berada di tengah lingkungan pertemanan atau lingkungan bermainnya. Kebiasaan ini dapat mengakibatkan tingkat kepercayaan anak kepada orang tuanya menjadi turun. Akibatnya, semua nasehat dari orang tua nantinya hanya dianggap sebelah mata oleh sang anak.

4. Anak Menjadi Depresi

Ketika orang tua membentak anak disaat usianya tumbuh remaja, anak akan lebih banyak dan sering terlihat sering depresi. Permasalahan seperti ini dikemukakan sebuah studi baru yang dipublikasikan di jurnal Child Development. Salah satu poin disebutkan, yaitu meskipun orang tua berniat baik untuk memperbaiki perilaku sang remaja. tetapi jika dengan cara diteriaki, dihina dan dibentak oleh si orang tua, maka hal ini justru membuat perilaku sang remaja masalah tambah buruk.

5. Kesulitan Menjadi Pendengar Yang Baik

Ketika orang tua berbicara dengan nada tinggi, membentak dan memarahi, justru dapat mengakibatkan anak terganggu perkembangannya dan mengalami pada gangguan pendengaran. Belum lagi sang anak akan menerima sakit hati, jika tidak mengerti maksud orang tuanya.

Supaya anak nantinya tumbuh menjadi pribadi sebagai pendengar yang baik, maka sang anak perlu tumbuh di lingkungan yang membuatnya dapat berpikir positif yakni dengan Cara mendidik yang baik dan juga perkataan yang sehat. (SR001)

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 2