Selasa , Januari 23 2018
Home / Ensiklopedi Lampung / Bandar Lampung Miliki 4 Jalan Layang

Bandar Lampung Miliki 4 Jalan Layang

IMG_7762
Pemandangan Jalan Layang yang Menghubungkan Jalan Gajah Mada dan Jalan Juanda di Malam Hari (Foto : Rifky Indrawan)

Kota Bandar Lampung merupakan kota terbesar di Provinsi Lampung, dan menjadi kota terpadat ketiga di Pulau Sumatera. Kota Bandar Lampung memiliki andil penting dalam jalur transportasi darat di Pulau Sumatera.

Kota Bandar Lampung menjadi pusat kegiatan ekonomi Provinsi Lampung. Selain itu, Kota Bandar Lampung menjadi pusat perdagangan terbesar di Lampung, dimana komoditas unggulan seperti kopi, kakao, dan cengkeh diperdagangkan. Kota Bandar Lampung juga menjadi pusat pengolahan komoditas unggulan Provinsi Lampung tersebut, dimana tumbuh industri besar, industri menengah dan industri rumah tangga.

Jalan layang yang Menghubungkan Jalan Sultan Agung dan jalan Ryacudu (Foto : Rifky Indrawan)
Jalan layang yang Menghubungkan Jalan Sultan Agung dan jalan Ryacudu (Foto : Rifky Indrawan)

Sejak tahun 2013, Kota Bandar Lampung telah memiliki empat jalan layang atau lebih dikenal dengan flyover. Jalan layang tersebut dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Walikota Herman HN untuk mengurai kemacetan yang mulai menjadi masalah di Kota Bandar Lampung. Ke empat jalan layang tersebut adalah Jalan layang yang menghubungkan jalan Sultan Agung dan jalan Ryacudu dengan panjang 350 meter, jalan layang yang menghubungkan jalan Antasari dan jalan Tirtayasa dengan panjang 425 meter, Jalan layang yang menghubungkan jalan Gajah Mada jalan Juanda dengan panjang 585 meter dan Jalan layang yang menghubungkan jalan Ki Maja dan jalan Ratu Dibalau dengan panjang 279 meter.

Ke depan, Pemkot Bandar Lampung berencana menambah lagi empat jalan layang lainnya. Ke empat jalan layang tersebut adalah jalan layang yang menghubungkan jalan Soekarno Hatta, jalan Untung Surapati dan jalan RA Basyid; jalan layang yang menghubungkan jalan Kartini, jalan Teuku Umar dan jalan Imam Bonjol; jalan layang yang menghubungkan jalan Kotaraja, jalan Raden Intan dan jalan Katamso, serta jalan layang yang menghubungkan jalan Pramuka dan jalan Teuku Tjik Ditiro. (SR-002)

Baca Juga :

3 comments

  1. Makin mirip Jakarta nih Balam

  2. Makin maju aja kotaku tercinta

  3. Makin mantap aja Bandar Lampung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *