Selasa , Januari 23 2018
Home / Sosok / Herman HN, Walikota Pilihan Warga Bandar Lampung

Herman HN, Walikota Pilihan Warga Bandar Lampung

Drs. Hi. Herman HN, Walikota Bandar Lampung Periode 2016-2021)
Drs. Hi. Herman HN, Walikota Bandar Lampung Periode 2016-2021 (Foto : Arsip Herman HN)

Drs. Hi. Herman HN, MM atau akrab disapa Herman HN adalah Walikota Bandar Lampung periode 2016-2021. Herman HN yang bernama lengkap Herman Hasanusi ini juga menjadi Walikota Bandar Lampung pada periode 2010-2015.

Pria kelahiran Pagar Dewa, Menggala, 17 Mei 1956 ini, dikenal warga Bandar Lampung sebagai Walikota yang menggratiskan biaya kesehatan dan biaya pendidikan. Dengan program bina lingkungan (biling), pria yang gemar menyantap sajian seruit ikan gabus ini membiayai warga Bandar Lampung untuk bersekolah di tingkat SMP, SMA/SMK hingga tingkat Perguruan Tinggi. Selain itu pria yang hobi berkebun ini juga menggratiskan biaya pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) A Dadi Tjokrodipo milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.

Terlahir sebagai putra ke tiga pasangan Hasanusi dan Ratu Pesayan, Herman HN dikenal sebagai sosok yang sangat mementingkan pendidikan. Terbukti, Herman HN mampu menyelesaikan pendidikan formalnya hingga jenjang Magister. Selain itu, lulusan S-2 Magister Manajemen, Universitas Bandar Lampung (UBL) ini juga terkenal sebagai sosok pekerja keras yang pernah memegang beberapa jabatan penting di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

Walikota Bandar Lampung dan Keluarganya (Foto : http://bit.ly/1UbZuvu)
Walikota Bandar Lampung dan Keluarganya (Foto : Arsip Herman HN)

Ayah dari Rachmat Hidayat (Alm), Nurwahyuni (Alm), Rahmawati Herdian dan Aisyah Saina Putri ini dikenal sebagai Walikota yang tegas dan pekerja keras. Terbukti, Ia mampu memimpin Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Bandar Lampung menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandar Lampung terbesar sepanjang sejarah Kota Bandar Lampung, hingga 146 milyar rupiah. Ia juga dikenal sebagai Walikota Bandar Lampung yang dinilai warga Bandar Lampung mampu mempercantik Kota Bandar Lampung dengan 4 jalan layang.

Kemampuan Herman HN mengelola keuangan Pemkot Bandar Lampung adalah buah belajarnya semasa kecil, dimana Ia rajin membantu Ayahnya berdagang di pasar selepas pulang sekolah. Selain itu, keberhasilannya mengelola keuangan Pemkot Bandar Lampung juga merupakan buah pengalamannya bekerja sebagai pengelola keuangan Pemprov Lampung di kepemimpinan Gubernur Yasir Hadibroto, Poedjono Pranyoto, Oemarsono, hingga Sjachroedin ZP.

Herman HN dan Warga bandar Lampung (Foto : Arsip Herman HN)
Herman HN dan Warga Bandar Lampung (Foto : Arsip Herman HN)

“Warga Bandar Lampung itu harus sehat dan berpendidikan, dengan kesehatan dan pendidikan anak seorang pedagang pasar seperti Saya juga berkesempatan menjadi Walikota”, jelas Suami Hj Eva Dwiana ini.

Herman HN menjelaskan, bahwa siapa pun warga Bandar Lampung dapat menjadi Walikota dan memimpin Bandar Lampung. Menurut pembina Majelis Taklim Rachmat Hidayat ini, jika kita tekun menempuh pendidikan, bekerja keras dan bersedia bekerja untuk orang banyak, peluang menjadi Walikota akan terbuka lebar.

Saat Menerima Penghargaan 10 Walikota/Bupati Terbaik Indonesia dari Jawa Pos (Foto : Arsip Herman HN)
Saat Menerima Penghargaan 10 Walikota/Bupati Terbaik Indonesia dari Jawa Pos (Foto : Arsip Herman HN)

“Saya rajin belajar sejak kecil, bekerja keras dan berbuat untuk masyarakat, makanya saya terpilih menjadi Walikota”, jelas Herman HN.

Menurutnya, untuk menjadi Walikota yang dicintai warga Bandar Lampung tak hanya bermodal belajar dan bekerja tetapi juga harus diperkuat dengan ilmu keagamaan. Inilah yang melatarbelakanginya menjadi pembina Majelis Taklim Rachmat Hidayat.

Ditangan peraih predikat 10 Walikota/Bupati pilihan Jawa Pos ini, Bandar Lampung tumbuh menjadi Kota perdagangan dan jasa. Terbukti, pengusaha hotel bersedia menginvestasikan uangnya untuk membangun 8 hotel berbintang dengan bangunan lebih dari 10 lantai. Selain itu, Walikota yang meraih 5 kali predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam mengelola keuangan Pemkot Bandar Lampung ini, mampu mengurangi permasalahan kemacetan Kota Bandar Lampung dengan membangun 4 jalan layang. Ke depan, Pemkot Bandar Lampung yang dipimpinnya berencana menambah 4 jalan layang lainnya. (SR-001)

Baca Juga :

2 comments

  1. Junaidi Sulaiman

    Walikota pilihanku..

  2. Pak Herman, usul supaya trotoar di lorong king jangan dipakai parkir, yg jalan kaki jadi susah lewat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *