Jumat , Desember 15 2017
Home / Ensiklopedi Lampung / Menara Siger Kebanggaan Lampung

Menara Siger Kebanggaan Lampung

Menara Siger Lampung Foto : http://bit.ly/1QiPxaq
Menara Siger Lampung (Foto : http://bit.ly/1QiPxaq)

Setiap daerah perbatasan pulau, pastii memiliki sebuah penanda nol kilometer, begitu pula dengan Lampung.  Sebagai Provinsi di ujung Pulau Sumatera, Lampung memiliki penanda nol kilometer yang berasa dekat dengan pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Menara Siger Lampung Tampak dari Atas Foto : http//bit.ly/1S4XFA8
Menara Siger Lampung Tampak dari Atas (Foto : http//bit.ly/1S4XFA8)

Penanda nol kilometer pulau Sumatera di bagian selatan ini ditandai dengan Menara Siger. Menara Siger merupakan simbol Lampung.

Menara Siger berada di perbukitan Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan. Menara Siger menjadi kebanggaan masyarakat Lampung karena Siger menjadi simbol bagi sebuah monumen bertaraf nasional

Selain sebagai penanda nol kilometer dan monumen kebanggaan Lampung, Menara Siger merupakan tujuan wisata yang cukup menarik.

Tugu Nol Kilometer Lampung di Menara Siger (Foto : http://bit.ly/1KQfNw4)
Tugu Nol Kilometer Lampung di Menara Siger (Foto : http://bit.ly/1KQfNw4)

Dari Menara Siger wisatawan dapat melihat langsung pelabuhan Bakauheni yang menjadi salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia, bentangan Selat Sunda dan gugusan pulau yang ada. Di Menara Siger juga, wisatawan dapat melihat langsung Tugu Nol Kilometer Lampung

Proses pembangunan Menara Siger memakan waktu 3 tahun dengan biaya sebesar Rp. 15 milyar. Menara Siger diresmikan oleh Gubernur Lampung pada tanggal 30 April 2008 dan dikelola sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Bentuk Siger sengaja dijadikan sebagai bentuk menara, Menara Siger memiliki memiliki 9 gerigi lancip melengkuk. 9 Gerigi lancip Menara SIger ini melambangkan 9 macam bahasa Lampung. 9 gerigi lancip Menara Siger juga melambangkan 9 sungai utama di Lampung, yaitu Way Semangka, Way Sekampung, Way Seputih, Way Pengubuan, Way Abung Sarem, Way Sungkai, Way Kanan, Way Tulang Bawang dan Way Mesuji.

Warna kuning Menara Siger mewakili topi adat pengantin wanita Lampung yang berwarna emas. Di puncak Menara Siger terdapat ornamen payung tiga warna yang melambangkan tatanan kehidupan sosial pada masyarakat lampung. (SR-002)

Baca Juga :

2 comments

  1. Teringat kolaborasi dengan UPT Menara Siger untuk membangun Siger FM

  2. Di sana juga ada SIGER FM, radionya menara Siger pimpin Pak Taufik..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *